SUMBER DAYA DAN KARAKTERISTIK ENDAPAN PASIR BESI DI CIHERAS, KABUPATEN TASIKMALAYA

RESOURCES AND CHARACTERISTICS OF IRON SAND DEPOSITS IN CIHERAS, TASIKMALAYA DISTRICT

  • Teuku Ishlah Pusat Riset Sumber Daya Geologi, Badan Riset dan Inovasi Nasional
  • Suwahyadi Pusat Sumber Daya Mineral Batubara dan Panas Bumi, Badan Geologi
  • Dwi Nugroho Sunuhadi Pusat Riset Sumber Daya Geologi, Badan Riset dan Inovasi Nasional
Kata Kunci: pasir besi, konsentrat, pengeboran, sumber daya tereka

Abstrak

Besi termasuk komoditas logam yang banyak dipakai dalam peradaban umat manusia, dan kini digunakan untuk bahan baku untuk pembuatan baja dan campuran bahan baku semen. Oleh karenanya, kegiatan penelitian endapan pasir besi masih diperlukan terutama di daerah bekas tambang menarik untuk diteliti ulang, karena kenaikan harga logamnya, sehingga menurunkan kadar batas (cut off grade) untuk penambangan konsentrat pasir besi dan kemungkinan terdapatnya mineral lain yang bernilai tinggi.

 

Lokasi penelitian terletak di Desa Ciheras Kecamatan Cipatujah meliputi Blok Ciheras-1, Blok Ciheras-2, dan Blok Cikalong Desa Cikadu, Kecamatan Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keterdapatan, kualitas, dan estimasi sumber daya tereka endapan pasir besi (crude sand).

 

Penelitian menggunakan metoda pemetaaan geologi, dan pengambilan sampel dengan bor tangan (hand auger) berjarak antar titik pengeboran 400 meter searah base line dan 40 meter searah cross line. Sebanyak 71 titik pengeboran dilakukan dengan kedalaman antara 2,0 meter sampai dengan 4,0 meter dan diambil sampel pasir besi untuk dianalisa laboratorium meliputi berat jenis (BJ), persentase kemagnetan (MD), analisis ayak/fraksi butir, analisis mineralogi butir, XRF, AAS, dan kolorimetri.

 

Hasil estimasi sumber daya tereka pasir besi Blok Ciheras-1 sebesar 257.138 ton, Blok Ciheras-2 sebesar 512.199 ton, dan Blok Cikalong sebesar 491.970 ton, sehingga jumlah seluruhnya sebesar 1.261.308 ton. Persentase kemagnetan rata-rata di Blok Ciheras-1; 24,02%, Blok Ciheras-2; 14,7%, dan Blok Cikalong; 8,01%. Endapan pasir besi ini berasal dari batuan dan abu letusan gunung api yang ditansportasi air sungai ke muara dan diendapkan di pantai. Unsur bernilai ekonomi tinggi berupa Titanium dan Vanadium dalam endapan pasir pantai di daerah penelitian yang kadar dan keterdapatannya sebanding dengan unsur Fe.

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##

Referensi

Anonim, 2005. Pedoman Teknis Eksplorasi Pasir Besi, Direktorat Sumber Daya Mineral.

Anonim, 2014. Pasir Besi di Indonesia: Geologi, Eksplorasi dan Pemanfaatannya, Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, ISBN : 978-602-7928-60-0.

Anonim, 2019, Laporan Akhir Karakteristik Sumber Daya Pasir Besi Untuk Bahan Baku Smelter Skala Kecil di Pantai Selatan Pulau Jawa. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Badan Geologi, Pusat Sumber Daya Mineral, Batubara dan Panas Bumi, 2019.

Alzwar, M., Akbar, N., Bachri, S., 1992. Peta Geologi Lembar Garut dan Pamengpeuk, Jawa. Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi, Bandung.

Asikin, S., Handoyo, A., Busono, H., dan Gafoer, S., 1992, Peta Geologi Lembar Kebumen, Jawa, Skala 1:100.000, Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi, Bandung.

B., Asikin, S., Harsolumakso., Yulianto, I., 2003, The Collision of the East Java Microplate and Its Implication for Hydrocarbon Occurences in The East Java Basin. Proceedings, Indonesian Petroleum Association 29th Annual Convention and Exhibition, Oktober 2003.

Kusumadinata, K., 1979, Data Dasar Gunung Api Indonesia, Direktorat Vulkanologi, Direktorat Jenderal Pertambangan Umum, Departemen Pertambangan dan Energi, 820 halaman.

Soetaryo, S., 1996, Potensi Sumber Daya Mineral dan Kebangkitan Pertambangan Indonesia, Pidato Ilmiah disampaikan dihadapan Sidang Terbuka Senat Institut Teknologi Bandung pada penganugerahan gelar Doktor Honorius Causa dalam Ilmu Pengetahuan Teknik tanggal 9 Maret 1996.

Soetaryo, S., 2006, Pendidikan Prospektor Geologi dan Asisten Laboratorium Kimia, Dari Revolusi sampai Globalisasi, Penerbit PT Muria Baru Jokjakarta 2006.

Sribudiyani, Muchsin, N., Ryacudu, R., Kunto, T., Astono, P., Prasetya, I., Sapiie,

Sukamto, R., 1975: Geologi Lembar Jampang dan Balekambang, Skala 1:100.000, Direktorat Geologi Bandung

Supriatna, S., Sarmili, L., Sudana, D., Koswara, A., 1992. Peta Geologi Lembar Karangnunggal, Jawa. Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi, Bandung.

Suryono, Sulistyo, Joko, Wiyoko Aji, 2015, Peleburan tradisional pasir besi Bengawan Solo dan Pasir Besi Merapi Untuk bahan baku Besi Keris dan Pamor Keris, http://repository.isi-ska.ac.id/666/1/lap%20penel%20.pdf, diunduh 10 Juli 2023.

Suwahyadi, Ernowo, Teuku Islah, Dwi Nugroho S, Agus Suparmin, Wahya Krama, 2021, LAPORAN PROSPEKSI PASIR BESI KABUPATEN TASIKMALAYA, PROVINSI JAWA BARAT, Pusat Sumber Daya Mineral Batubara dan Panas Bumi, 284 halaman.

SNI 4726:2019, Pedoman pelaporan hasil eksplorasi, sumber daya, dan cadangan mineral.

Van Zuidam, R.A., 1985. Aerial Photo-Interpretation in Terrain Analysis and Geomorphologic Mapping. International Institute for Aerospace Survey and Earth Sciences. Smith Publishers. The Hague, The Netherlands. p.441.

Diterbitkan
2024-01-04
Bagian
Buletin Sumber Daya Geologi